Komunikasi Politik Pendamping Jokowi

http://www.indopos.co.id/2014/03/jangan-asal-pilih-cawapres.html

Nama Ryamizard Menguat  Jangan Asal Pilih Cawapres

 images.m

 

JAKARTA – Sosok Joko Widodo atau Jokowi dimungkinkan melangkah mulus ke Istana Kepresidenan. Kini yang menjadi pembicaraan publik, bukan lagi siapa capres di negeri ini, tetapi siapa cawapres yang layak mendampinginya. Bagi sebagian pengamat menyatakan Jokowi tetap akan menang di Pilpres 2014 meski dipasangkan dengan sepatu. Namun bagi pengamat komunikasi politik dari Universitas Tarumanegara Jakarta, Eko Hary Susanto, pendamping Jokowi tetap harus memiliki keteladanan dan integritas.

“Memang dipastikan Jokowi mulus meski siapapun cawapresnya. Tetapi bagi saya, cawapresnya tetap harus memiliki integritas. Dan bukan orang sembarangan,” kata Eko kepada Indopos, kemarin (20/3). Menurutnya, sosok yang memiliki integritas itupun berasal dari latar belakang militer. “Tidak perlu sipil maupun militer. Yang penting memiliki keteladanan,” tuturnya.

Ketika ditanya langsung mengenai rumor yang beredar saat ini, bahwa muncul calon kuat yang berasal dari kalangan militer dan dikenal dengan Megawati, yakni Jenderal TNI (purn) Ryamizard Ryacudu, Eko pun langsung menyatakan bahwa sosok mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) itu adalah yang paling tepat mendampinginya. “Tentang Ryamizard, secara umum memiliki semangat nasionalis kebangsaan dan tegas,” ungkapnya.

Dia pun berharap PDIP mampu mengeksplorasi prestasi Ryamizard dan keteladanan apa yang melekat dalam kepemimpinannya. “Sebab, ketika memasuki era kebebasan pers dan kebebasan berpendapat tidak mudah mengenal sosok-sosok dalam kekuasaan negara. Kecuali yang fenomenal atau sebaliknya. Yang kontroversial atau bahkan nyleneh malah dikenal publik.

Jadi Itu tugas utama PDIP jika memang saat ini mencuat sosok Ryamizard sebagai pendamping Jokowi. Meskipun faktual Jokowi disandingkan dengan siapa saja akan unggul,” pungkasnya menambahkan. Memang belakangan, muncul nama baru yang sebenarnya wajah lama. Dialah Jenderal TNI Purn Ryamizard Ryacudu. Pria kelahiran Palembang, Sumatera Selatan, 21 April 1950, umur 64 tahun.

Mantan perwira tinggi militer TNI AD yang pernah menjabat sebagai Kepala Kasad dari tahun 2002 hingga 2005. Pengamat politik dari Point Indonesia Karel Harto Susetyo menilai, pada pilpres kali ini hanya sedikit figur militer yang bersedia menjadi cawapres. Salah satu sebabnya adalah hampir semua figur militer sudah mendeklarasikan sebagai capres, seperti Prabowo dan Wiranto.

“Karena itu, akan sangat baik bagi demokrasi sekaligus memperkaya pilihan masyarakat jika ada fgur militer yang memiliki potensi kuat bersedia jadi cawapres,” tutur Karel. (dil/dms/ind)

 

Cermati Elite yang Merapat

SEJAK Jokowi ditetapkan sebagai capres PDIP, main banyak elite politik menyodorkan diri menjadi calon wapresnya Jokowi. Upaya pendekatan para elite politik lantaran melihat Jokowi yang paling potensial memenangkan Pilpres 9 Juli nanti. Hal itu disampaikan pengamat politik dari Universitas Paramadina Herdi Sahrasad dalam sebuah diskusi yang digelar Freedom Foundation.

Dia pun berharap Megawati Soekarnoputri bersama PDIP dan Jokowi harus benar-benar mencermati pendekatan sejumlah elite politik itu, termasuk pendekatan yang dilakukan Akbar Tandjung dan Jusuf Kalla.

Meski begitu, PDIP dan Jokowi tetap harus membuka diri seluas-luasnya dalam komunikasi politik termasuk dengan kelompok Akbar Tandjung, Jusuf Kalla, maupun Ryamizard Ryacudu (mantan KASAD), maupun dengan Chairul Tanjung (pemilik Transcorp).

“Saat ini waktunya bagi PDIP untuk mencermati dan mmempertimbangkan semuanya,” lontar Herdi di Hotel Kartika Chandra Jalan Gatot Subroto Jakarta Selatan, Kamis (20/3). (ind)

http://www.jpnn.com/read/2014/03/22/223531/Tak-Perlu-Formasi-Jawa-Non-Jawa,-Ataupun-Sipil-Militer-

http://www.indopos.co.id/2014/03/jangan-asal-pilih-cawapres.html

http://www.starbrainindonesia.com/berita/media/32807/2/jangan-asal-pilih-cawapres

http://m.wartabuana.com/detail.php?id=41836

http://www.m.wartabuana.com/detail.php?id=41831

 

Catatan

Kalimat tertulis ……………. Ketika ditanya langsung mengenai rumor yang beredar saat ini, bahwa muncul calon kuat yang berasal dari kalangan militer dan dikenal dengan Megawati, yakni Jenderal TNI (purn) Ryamizard Ryacudu, Eko pun langsung menyatakan bahwa sosok mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) itu adalah yang paling tepat mendampinginya. “Tentang Ryamizard, secara umum memiliki semangat nasionalis kebangsaan dan tegas,” ungkapnya.

Pernyataan saya bukan …… yang  paling tepat mendampinginya, tetapi  kira – kira ” bisa saja untuk mendampinginya”

(Eko Harry Susanto)

 

 

Explore posts in the same categories: Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: