KOMUNIKASI POLITIK DAN REZIM POLITIK

BUKU BARU “KOMUNIKASI POLITIK : PESAN, KEPEMIMPINAN, DAN KHALAYAK”

buku kompok ekoehs-03a

 

Jika saja reformasi politik tidak bergulir di Indonesia, maka  teramat sulit  mengharapkan rakyat membuka suara dalam mengkritisi segala bentuk penyimpangan dan arogansi yang dilakukan oleh sejumlah entitas,  yang suka mematut – matut diri,  sebagai pembawa kesejahteraan.

Kini belenggu politik diam,  yang mengunggulkan keselarasan, keserasian dan keseimbangan dalam ikatan harmonisasi semu,  semakin tersisih. Namun di sisi lain,  transparansi dan keterusterangan,  tidak saja diasumsikan menganggu elite politik, pemerintahan dan elite lain sebagai sub – ordinat  pendukung cengkeraman status quo, tetapi ternyata masyarakat yang secara terlembaga mengunggulkan  nilai paternalistik,  juga merasa  tidak  nyaman,  menghadapi gejolak transparansi dan kebebasan berkomunikasi.

Kendati demikian,  komunikasi politik dengan satu poros raksasa,  sebagai pusat  pusaran, yang mengendalikan  masalah sosial, ekonomi, politik dan budaya, memang  sudah saatnya  menuai batas akhir.  Demokratisasi komunikasi yang beradab  harus berjalan tanpa jeda. Kekuatan represif  dan kursif dalam penguasaan informasi,  harus dibonsai  sejalan dengan tuntutan demokrasi universal, yang  tidak pernah kompromi,  terhadap perilaku  integralistik kelompok   kepentingan,   yang merasa  paling berhak mengatur  kehidupan rakyat, dari hak politik, ekonomi, sampai hak sipil  paling azasi.

Buku berjudul Komunikasi Politik : Pesan, Kepemimpinan dan Khalayak    berupaya untuk menyajikan sepenggal potret sebuah kawasan,  yang  menghadapi kegamangan perubahan sosial, sebagai  basis politik massa, sumber investasi para pemilik modal, dan  berbagai persoalan yang kompleks menyangkut  interaksi  dan komunikasi antar manusia yang tidak selalu berjalan liner dengan tuntutan demokratisasi.(EHS)

Dr.Eko Harry Susanto. Komunikasi Politik : Pesan, Kepemimpinan, dan Khalayak, Penerbit Mitra Wacana Media, Jakarta. ISBN 978-602-1521-45-8 (Terbit Oktober 2013)

Explore posts in the same categories: Budaya, Ekonomi, Komunikasi, Pendidikan, Politik

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: