KOMUNIKASI BIROKRASI

http://koran-jakarta.com/index.php/detail/view01/98942

Bolos Kerja

Kultur Disiplin dan Mentalitas PNS Masih Rendah

JAKARTA – Masih banyaknya pegawai negeri sipil (PNS) yang bolos di hari pertama kerja seusai libur panjang Lebaran 2012 menunjukkan kultur disiplin dan mentalitas PNS sebagai pelayan publik belum berubah. Jiwa melayani belum terbentuk. Demikian kesimpulan wawancara Koran Jakarta dengan pengamat politik dari Universitas Tarumanagara, Eko Harry Susanto, dosen ilmu politik UGM, Arie Sudjito, dan pakar kebijakan publik dari Universitas Indonesia, Andrinof Chaniago, Kamis (23/8). “Bolos kerja telah menjadi kasus rutin pascalibur panjang. Itu selalu berulang setiap tahun. Itu menunjukkan bahwa mentalitas birokrat belum berubah, sama sekali belum mengutamakan kerja. PNS itu bekerja hanya sebagai sebuah proses yang rutin belaka. Tanpa keinginan membangun sebuah merit sistem,” tegas pengamat politik dari Universitas Tarumanagara, Eko Harry Susanto.

Sementara itu, Arie Sudjito mengatakan kasus banyaknya PNS yang bolos hari pertama kerja seusai libur panjang menunjukkan bahwa mereka tidak memiliki pola tanggung jawab untuk melayani publik.”Mereka bekerja karena pengawasan, bukan kesadaran yang melekat pada profesinya sebagai pelayan masyarakat,” kata Arie. Pakar kebijakan publik dari Universitas Indonesia, Andrinof Chaniago, merasa khawatir dengan budaya membolos PNS yang selalu berulang setiap tahun itu. Apalagi sebagian besar PNS yang bolos di hari pertama kerja itu umumnya pegawai yang memiliki jabatan pimpinan di jenjang tertentu. “Dari tahun ke tahun, selalu terjadi. Tidak ada lagi keteladanan soal disiplin di kantor-kantor pemerintah,” ungkap Andrinof. Sejumlah menteri dan kepala daerah mengadakan inspeksi mendadak (sidak) di internal institusi mereka untuk mengecek kedisiplinan karyawan pada hari pertama kerja seusai libur panjang, Kamis (23/8).

 

Gubernur Aceh, Zaini Abdullah, mengkritik sebagian PNS di Aceh yang biasa memperpanjang masa libur Lebaran dengan dalih masih mudik di kampung halaman. “Saya berharap kebiasaan kita memperpanjang cuti Lebaran tidak terjadi lagi pada tahun ini dan pada tahun-tahun mendatang, khususnya di Aceh,” katanya di Banda Aceh. Di jajaran Pemda Sumatra Utara, terdapat 89 orang PNS yang bolos tanpa pemberitahuan. Sebanyak 172 PNS di lingkungan Pemkot Solo terancam kena sanksi lantaran tidak masuk tanpa keterangan. Di Kementerian Dalam Negeri, terdapat 26 PNS yang bolos tanpa surat keterangan. Sebanyak 172 pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemkot Solo terancam kena sanksi lantaran bolos alias tidak masuk tanpa keterangan pada hari pertama kerja setelah cuti bersama Lebaran. Selain 172 PNS yang tidak masuk tanpa keterangan, tercatat ada 18 PNS yang izin tidak masuk, 17 PNS tidak masuk karena sakit, 43 PNS cuti dan 1.779 PNS sedang dinas luar. Sanksi itu bervariasi sesuai dengan PP No 53/2010 tentang Disiplin PNS. Misalnya, jika tidak masuknya PNS tersebut hari itu menambah jumlah hari membolosnya secara akumulatif dalam setahun menjadi lima hari maka PNS tersebut akan mendapat sanksi ringan berupa teguran lisan. Demikian seterusnya secara berjenjang hingga jika PNS tersebut secara akumulatif telah membolos kerja selama 46 hari, sanksinya berupa pemberhentian secara tidak hormat. cit/ags/PL/Ant/P-4

Explore posts in the same categories: Budaya, Komunikasi, Politik

Tags:

You can comment below, or link to this permanent URL from your own site.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: