KOMUNIKASI LINGKUNGAN

Media Massa Untuk Menyelamatkan Lingkungan

Oleh
Eko Harry Susanto
Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara Jakarta
ekohs@centrin.net.id

Artikel dalam Call for Paper, UNISBA Bandung.
Tema : The Power of Green : Media dan Komunikasi Lingkungan
Bandung, 28 Juni 2011

Abstrak
Fungsi media untuk menyebarkan pesan kepada khalayak luas, menjadi alasan utama mengapa entitas yang peduli terhadap lingkungan, menggunakan sebagai alat untuk menyuarakan pentingnya penyelamatan lingkungan dari kerusakan. Namun yang menjadi persoalan, sejauhmana media yang menyuarakan pentingnya lingkungan, berpengaruh terhadap perilaku mendukung program penyelamatan bumi. Sebab, berbagai pemberitaan dan kampanye untuk menyelamatkan lingkungan di media massa, akan berhadapan dengan program lain, yang justru tidak menunjukkan kepedulian terhadap kelangsungan hidup manusia dan lingkungannya. Karena itu, pola komunikasi penyelamatan lingkungan, harus mampu bersaing dengan program yang mengeksplorasi hiburan yang lebih digemari masyarakat. Tujuannya jelas, agar pesan mudah diingat, dan masyarakat mau berpartisipasi dalam mendukung program penyelamatan lingkungan, dari berbagai ancaman kerusakan, pencemaran dan kepunahan.

Kata Kunci : Media Massa, Komunikasi Lingkungan, Partispasi Masyarakat

I.Pendahuluan

Media massa merupakan kekuatan dalam menyebarkan informasi yang dapat menjangkau berbagai lapisan sosial, ekonomi dan politik. Dengan posisinya sebagai entitas yang dapat meningkatkan pengetahuan dan wawasan, media massa dimanfaatkan untuk menjaga dan mengelola lingkungan, melalui pemberitaan yang menarik khalayak.

II. Problem Lingkungan dan Eksistensi Media

Disebutkan dalam UU No.32/2009, bahwa perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dilaksanakan berdasarkan asas: (a) tanggung jawab negara, (b) kelestarian dan keberlanjutan (c) keserasian dan keseimbangan, (d) keterpaduan, (e) manfaat, (f) kehati-hatian, (g) keadilan, (h) ekoregion (i) keanekaragaman hayati, (j) pencemar membayar, (k)partisipatif, (l) kearifan lokal, (m) tata kelola pemerintahan yang baik, dan (n) otonomi daerah. Berpijak kepada ketentuan tersebut, bahwa kelestarian lingkungan merupakan kewajiban bersama antara pemerintah dan masyarakat melalui partisipasinya dalam menjaga lingkungan hidup

III. Dinamika Kemandirian Media Massa

Media massa di Indonesia mengalami perkembangan yang dinamis sejak reformasi politik. Sebelum masa tersebut, media cenderung dipakai sebagai instrumen politik pemerintah dalam menyebarkan kebijakan publik. Media tidak mandiri dan wajib menjalankan tugas pembangunan dengan pengendalian yang ketat dari kekuasaan negara.
Media massa tetap harus menjaga keseimbangan, antara kepentingan bisnis dan idealisme dalam memberikan informasi kepada masyarakat, untuk meningkatkan wawasan. Senada dengan pernyataan itu, Eastman dan Ferguson (2006:19), menyatakan, program siaran harus dikaitkan dengan kebiasaan khalayak, biaya program, kompatibilitas, ketersediaan bakat, diferensiasi, trend dan kebaruan.

IV. Media dalam Pemeliharaan Lingkungan

Eksistensi media yang dapat menyebarkan pesan kepada khalayak luas, dimanfaatkan untuk menyadarkan masyarakat terhadap pentingnya pelestarian lingkungan hidup untuk kesejahteraan manusia. Melalui pemberitaan, kampanye publik, iklan layanan masyarakat, dan propaganda, media diharapkan mampu berperan dalam menjaga keseimbangan alam, lingkungan sosial, ekonomi dan politik yang berkembang dalam satu kawasan.
Hakikatnya, media dengan kekuatan komunikasinya, harus berjalan seiring dengan program pemeliharaan lingkungan. Beberapa hal yang perlu didukung oleh media massa dalam penegakan peraturan lingkungan antara lain adalah (1) Masyarakat berhak memperoleh pengetahuan tentang lingkungan hidup yang baik dan sehat. (2) Setiap orang berhak mengajukan usul dan/atau keberatan terhadap rencana usaha dan/atau kegiatan yang diperkirakan dapat menimbulkan dampak terhadap lingkungan hidup, (3) Setiap orang berhak untuk berperan dalam perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup sesuai dengan peraturan perundang-undangan, (4) Setiap orang berhak melakukan pengaduan akibat dugaan pencemaran dan/atau perusakan lingkungan hidup.

V.Penutup

Media massa memiliki sejumlah kelebihan dalam penyebaran informasi yang ditujukan kepada khalayak luas. Namun permasalahannya, pemanfaatan media untuk kepentingan pemeliharaan lingkungan, sangat bergantung kepada gerak laju media, yang dipengaruhi oleh kondisi negara, dan aneka peraturan kelembagaan, fungsi pemberitaan, penyiaran dan aspek lain yang berkaitan dengan orientasi media.

Daftar Pustaka

Anokwa, Kwadwo, Carolyn A. Lin and Michael B. Salwen .(2003). International Communication : Concepts and Cases, Wadsworth Publishing

Antlov, Hans dan Anna Wetterberg. 2010. ”Masyarakat Sipil, Akuntabilitas Politik dan Masa Depan Pemerintah Daerah” dalam Majalah Prisma . Otonomi daerah Untuk Siapa. Vol.29 Juli 2010.
Biagi, Shieley.2005.Media/ Impact : An Introduction to Mass Media. Seventh Edition, United States : Thomson – Wadsworth.
Craft, John E, Frederic A. Light and Donald G.Godfrey.2001. Electronic Media, Australia : Wadsworth Thomson Learning
Eppler, Erhard.2010.Melindungi Negara dari Ancaman Neoliberal atau The Return of the State?, terjemahan Makmur Keliat, Jakarta : Frierich –Ebert-Stiftung Kantor Perwakilan Indonesia.
Eastman, Susan Tyler and Douglas A. Ferguson.2006. Media Programming : Strategies and Practices. Sevent Edition, Australia : Thomson – Wadsworth.
Gauntlett, David. 2008. Media, Gender and Identity : An Introduction. Second Edition, London & New York : Routledge-Taylor and Francis Group
Gordon, Joice C, Tina Deines, and Jacqueline Havice.2010. “Global Warming Coverage in the Media : Trend in a Mexico City Newspaper “ dalam Susanna Hornig Priest (ed). Science Communication, Volume 32 Number 2 June 2010, Las Vegas : Sage Publication
Henessy, Bernard. 1990. Pendapat Umum, Terjemahan Airuddin Nasution, Jakarta ; Erlangga
Ignatius Haryanto. Media di bawah Dominasi Modal : Ancaman Terhadap Hak atas Informasi. Azasi. Edisi Maret – april 2010. hal. 07
Jafee. Clella.2010. Public Speaking : Concepts and Skill for a Diverse Society. Sixth Edition. China : Wadsworth Cengage Learning.
Julianto, Irwan.2010. Kampanye Publik. “Makalah untuk mata kuliah Kapita Selekta Komunikasi bagi mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara, Jakarta, 1-3 Juni 2010
Lippman, Walter .1970.“The World Outside and The Pictures“, dalam Mass Communication, Wilbur Schramm (ed), Urbana : University of Illinois Press.
Littlejohn, Stephen W dan Karen A. Foss.2009. Teori Komunikasi, terjemahan Theories of Human Communication, terjemahan Mohammad Yusuf Hamdan, Jakarta : Penerbit Salemba Humanika.
Lull, James. 1999. Media : Komunikasi dan Kebudayan, Jakarta : Penerbit Yayasan Obor.

McQuail, Denis. 2010.Mass Communication Theory : An Introduction, sixth edition, London : Sage Publication
Mills, Charles Wright . 1968. “Some Effects of Mass Media”, Mass Media and Mass Man, ed. Alan Costy, New York : Rinehort and Winston.

Sneider, Jen.2010. “Making Space for the Nuances of Truth : Communication and Uncertainty at an Environmental Journalist Workshop” dalam dalam Susanna Hornig Priest (ed). Science Communication, Volume 32 Number 2 June 2010, Las Vegas : Sage Publication
Surette, Ray.2007. Media, Crime and Criminal Justice : ImGES, Realities and Policies.Third Edition, Australia: Thomson-Wadsworth
Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers
Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 32 tahun 2002 tentang Penyiaran
Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.
Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

 

LINGKUNGAN

Explore posts in the same categories: Budaya, Ekonomi, Komunikasi

Tags:

You can comment below, or link to this permanent URL from your own site.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: